Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 April 2020

Cara Cek Token Pln Gratis

Sekilas info
Semoga bermanfaat
Harap di cermati dan di teliti untuk gosip Listrik gratis dan diskon

Yg sanggup gratis dan diskon:
1. R1/450 VA (gratis)
2. R1T/450 VA (gratis)
3. R1/900 VA (diskon)
4. R1T/900 VA (diskon)

Yg tidak sanggup diskon :
1. R1M/900 VA
2. R1MT/900 VA


Jd kalo ada pertanyaan “Saya sanggup diskon gak?
jawabannya yakni “Silahkan dicek di struk pembayaran rekening terakhir atau pembelian pulsa terakhir.
Kalo masuk 2 kategori diatas berarti gak sanggup diskon.
Yg masuk 4 kategori di atas sanggup gratis dan diskon

R1 M = mampu

R1 itu buat yg pasca bayar
R1T itu untuk  TOKEN
(R yakni Rumah tangga
Kode M berarti yg (tidak bersubsidi) alias anda mampu...

Atau bisa di cek dengan cara mengunjungi website https://layanan.pln.co.id

Cara Cek Token Pln Gratis

Sekilas info
Semoga bermanfaat
Harap di cermati dan di teliti untuk gosip Listrik gratis dan diskon

Yg sanggup gratis dan diskon:
1. R1/450 VA (gratis)
2. R1T/450 VA (gratis)
3. R1/900 VA (diskon)
4. R1T/900 VA (diskon)

Yg tidak sanggup diskon :
1. R1M/900 VA
2. R1MT/900 VA


Jd kalo ada pertanyaan “Saya sanggup diskon gak?
jawabannya yakni “Silahkan dicek di struk pembayaran rekening terakhir atau pembelian pulsa terakhir.
Kalo masuk 2 kategori diatas berarti gak sanggup diskon.
Yg masuk 4 kategori di atas sanggup gratis dan diskon

R1 M = mampu

R1 itu buat yg pasca bayar
R1T itu untuk  TOKEN
(R yakni Rumah tangga
Kode M berarti yg (tidak bersubsidi) alias anda mampu...

Atau bisa di cek dengan cara mengunjungi website https://layanan.pln.co.id

Sabtu, 29 Februari 2020

Nama-Nama Desa Di Kediri Dan Sejarahnya





1. Pocanan
Konon, dulu wilayah itu milik Cina kaya berjulukan Po Cang An. tanah persil yang disewa sewakan . Periodisasinya jauh dari jaman Kediri kuno, tentu saja. Arti lain,  katanya di wilayah itu dulu banyak pohon Pucang.

2. Menadon
Daerah di belakang Brigif yang dulu letaknya di jl. Brawijaya.

3. Blitaran
Di seberang GNI atau Warung Marhen.Nah bila sekitar perempatan itu umumnya orang Jombang dan Mojowarno.Mereka Santri dan pembuat sepatu atau Jok Mobil hebat.

4. Donayan
Berasal dari kata Donoyo. Mendapat aksesori an menjadi Donayan yang artinya wilayah Donoyo atau Rumah Donoyo.

5. Pakelan
Berasal dari kata Pekel (kuat) lantaran umumnya, dulu, di tempat ini dihuni para pekerja kasar.

6. Banjaran
Di satu lokasi desa ini dulu ada Banjar besar tempat berkumpul masyarakat (hindu) dan berakulisasi diri.

7. Pandean
Di wilayah ini dulu banyak bermukin para pande besi.pembuat senjata, cangkul, dll.

8. Balowarti
Kemungkinan dulunya wilayah kedaton / tempat tinggal Bupati atau Patih.

9. Dandangan
Kuat dugaan di tempat dulu ini banyak nayaga (pemain gamelan) atau (waranggono (penanyi) yang suka menyanyi (dandangan).Di antara Balowari dan Dandangan ini dulu banyak ditemukan arca kuno.di belakang Sekolah Menengah Pertama 1 ada Balong yang dianggap wingit. Dulu di sana ada arca pendeta dan kodok.

10. Sukorame
Yakni desa ke arah selomangleng sehabis kali kedak belok kanan itu ada bangunan/pagar punden terbuat dari bata, lantaran perekatnya bukan plesteran/mungkin nira atau putih telur jadi seakan-akan botonya itu lengket, oleh alasannya itu tempat tsb disebut tempat boto-lengket (batanya semacam menara di Kudus). Dulu orang Sukorame umumnya pembuat tenun sarung. Motifnya Gringsingan. Kuat dugaan, tempat itu memang Kediri kuno. Setidaknya yang masih tersisa, bahkan dikala jaman Islam.Bandar dan Sukorame mempunyai tradisi tenun yang unik, yang di Jawa sudah tidak berkembang.

11. JAGALAN
konon dulu ada tempat penjagalan binatang di desa ini. tapi, hingga berapa tahun lalu, tahun 90-an, saya justru mendapati tempat penjagalan hewannya (babi) di desa seberang nya Kemasan. mungkin tempat jagal babi itu masih ada sekarang.

12. KEMASAN
dulu para pande emas (kemasan) konon banyak bermukim di sini. sekitar awal 80-an, saya masih mendapati seorang (tinggal seorang) pande emas di Kemasan. rumahnya agak di pojok/hook jalan sriwijaya dan panglima polim, pas seberang  nya kantor desa Jagalan dulu.

13. BANDAR LOR & BANDAR KIDUL
dulu tempat kapal2 berlabuh di kerajaan Kediri pada sungai BRANTAS yg besar dan arusnya deras sanggup menghanyutkan ternak & rumah bila banjir.

14. DESA PUTIH
ialah tempat tentara cina yang berkulit putih mendarat untuk melamar puteri Kediri. Tempatnya sebelah timurnya desa Mrican sebelah utara GG sebagian jadi perumahan Putih Permai.

15. WONO CATUR
tempat nanggala praja kerajaan Kediri berunding. Wono Catur tempatnya kantor Kab Kediri ke utara jurusan ke Pamenang [petilasan Joyoboyo] kira2 jarak 3 km ke arah Timur Laut.

16. GURAH
Cerita yang berkaitan dengan Petilasan Calon Arang sanggup di baca di sini : http://www.facebook.com/note.php?note_id=186128638755

17. GEDHANG GEPENG
tempat laki-laki iseng yang suka menarik hati wanita,tempatnya dulu di desa Tinalan timur cuilan selatan-ditepi jalan raya erat terminal usang ke Barat.

18. KUWAK
lengkapnya sumber /pemandian Tirtoyoso sekarang.Dulu tempat Sultan Ageng Tirtoyoso beristirahat dari perjalanan jauh dan beristiraha Karena haus maka di kuwak lah tanah keras didepannya dan keluar lah sumber air yang deras. Tempatnya disebelah utara stadion Brawijaya.

19. PAGGORA
pemandian PAGGORA ,dulu bangunan prestise kota Kdr yg akan membangun stadion namun urung lantaran tak ada dana[sekitar th 1960], meskipun melibatkan kebersamaan masyarakat dan warga kota.Nama PAGGORA kependekan dari PAnitia Gotongroyong Gedung Olah Raga.

Sc: Kota Kediri

Nama-Nama Desa Di Kediri Dan Sejarahnya





1. Pocanan
Konon, dulu wilayah itu milik Cina kaya berjulukan Po Cang An. tanah persil yang disewa sewakan . Periodisasinya jauh dari jaman Kediri kuno, tentu saja. Arti lain,  katanya di wilayah itu dulu banyak pohon Pucang.

2. Menadon
Daerah di belakang Brigif yang dulu letaknya di jl. Brawijaya.

3. Blitaran
Di seberang GNI atau Warung Marhen.Nah bila sekitar perempatan itu umumnya orang Jombang dan Mojowarno.Mereka Santri dan pembuat sepatu atau Jok Mobil hebat.

4. Donayan
Berasal dari kata Donoyo. Mendapat aksesori an menjadi Donayan yang artinya wilayah Donoyo atau Rumah Donoyo.

5. Pakelan
Berasal dari kata Pekel (kuat) lantaran umumnya, dulu, di tempat ini dihuni para pekerja kasar.

6. Banjaran
Di satu lokasi desa ini dulu ada Banjar besar tempat berkumpul masyarakat (hindu) dan berakulisasi diri.

7. Pandean
Di wilayah ini dulu banyak bermukin para pande besi.pembuat senjata, cangkul, dll.

8. Balowarti
Kemungkinan dulunya wilayah kedaton / tempat tinggal Bupati atau Patih.

9. Dandangan
Kuat dugaan di tempat dulu ini banyak nayaga (pemain gamelan) atau (waranggono (penanyi) yang suka menyanyi (dandangan).Di antara Balowari dan Dandangan ini dulu banyak ditemukan arca kuno.di belakang Sekolah Menengah Pertama 1 ada Balong yang dianggap wingit. Dulu di sana ada arca pendeta dan kodok.

10. Sukorame
Yakni desa ke arah selomangleng sehabis kali kedak belok kanan itu ada bangunan/pagar punden terbuat dari bata, lantaran perekatnya bukan plesteran/mungkin nira atau putih telur jadi seakan-akan botonya itu lengket, oleh alasannya itu tempat tsb disebut tempat boto-lengket (batanya semacam menara di Kudus). Dulu orang Sukorame umumnya pembuat tenun sarung. Motifnya Gringsingan. Kuat dugaan, tempat itu memang Kediri kuno. Setidaknya yang masih tersisa, bahkan dikala jaman Islam.Bandar dan Sukorame mempunyai tradisi tenun yang unik, yang di Jawa sudah tidak berkembang.

11. JAGALAN
konon dulu ada tempat penjagalan binatang di desa ini. tapi, hingga berapa tahun lalu, tahun 90-an, saya justru mendapati tempat penjagalan hewannya (babi) di desa seberang nya Kemasan. mungkin tempat jagal babi itu masih ada sekarang.

12. KEMASAN
dulu para pande emas (kemasan) konon banyak bermukim di sini. sekitar awal 80-an, saya masih mendapati seorang (tinggal seorang) pande emas di Kemasan. rumahnya agak di pojok/hook jalan sriwijaya dan panglima polim, pas seberang  nya kantor desa Jagalan dulu.

13. BANDAR LOR & BANDAR KIDUL
dulu tempat kapal2 berlabuh di kerajaan Kediri pada sungai BRANTAS yg besar dan arusnya deras sanggup menghanyutkan ternak & rumah bila banjir.

14. DESA PUTIH
ialah tempat tentara cina yang berkulit putih mendarat untuk melamar puteri Kediri. Tempatnya sebelah timurnya desa Mrican sebelah utara GG sebagian jadi perumahan Putih Permai.

15. WONO CATUR
tempat nanggala praja kerajaan Kediri berunding. Wono Catur tempatnya kantor Kab Kediri ke utara jurusan ke Pamenang [petilasan Joyoboyo] kira2 jarak 3 km ke arah Timur Laut.

16. GURAH
Cerita yang berkaitan dengan Petilasan Calon Arang sanggup di baca di sini : http://www.facebook.com/note.php?note_id=186128638755

17. GEDHANG GEPENG
tempat laki-laki iseng yang suka menarik hati wanita,tempatnya dulu di desa Tinalan timur cuilan selatan-ditepi jalan raya erat terminal usang ke Barat.

18. KUWAK
lengkapnya sumber /pemandian Tirtoyoso sekarang.Dulu tempat Sultan Ageng Tirtoyoso beristirahat dari perjalanan jauh dan beristiraha Karena haus maka di kuwak lah tanah keras didepannya dan keluar lah sumber air yang deras. Tempatnya disebelah utara stadion Brawijaya.

19. PAGGORA
pemandian PAGGORA ,dulu bangunan prestise kota Kdr yg akan membangun stadion namun urung lantaran tak ada dana[sekitar th 1960], meskipun melibatkan kebersamaan masyarakat dan warga kota.Nama PAGGORA kependekan dari PAnitia Gotongroyong Gedung Olah Raga.

Sc: Kota Kediri

Senin, 17 Februari 2020

Kriteria Sepatu Dosen


Semakin tinggi jabatan maka semakin faham akan hakikat kehidupan

Keren analisany👍👍

Kriteria sepatu dosen,

*High heels*
Begitu sanggup SK memgajar, merasa terbang sejajar sama awan.
Koar koar kanan kiri atas bawah kalo sudah diangkat jadi dosen.
Mematut diri agar pantas.
Dari ujung kaki hingga ujung kepala dibentuk harmonis baik warna maupun gaya.
Sepatu masih sanggup pakai yang tinggi 7 cm.
Bak sosialita papan atas
Sampai kemudian jadi papan penggilesan saat sebulan kemudian sanggup honor hanya di bawah UMR. Sedihhhhh akutuuuu.

*Pantofel*
Makara dosen yunior niscaya dikerjain sana sini.
Tak sanggup melawan apalagi meradang.
Pakai high heels sudah kayak masuk hell
Mending ganti saja yang rendahan dikit tapi masih sanggup bergaya songong ke temen-temen angkatan kalo gue itu dosen.
Sampai melewati tas kejiwaan, tes bahasa inggris dan tes lain lain demi diakui jadi dosen negara Indonesia hingga terbitlan NIDN.
Meskipun sudah punya nomor yang katanya diakui se-Indonesia, angka nominal honor tak beranjak. Padahal sudah ganti sepatu.

*Sneakers*
Difase ini katanya sudah punya jabatan.
Sudah banyak kewajiban.

Mengajar, membimbing, menguji, ejekan hibah, publikasi.
Belum lagi disuruh studi lanjut dengan biaya harus nyari sendiri.
Supaya nyaman jiwa raga, ganti sepatu yang nyaman melangkah kemana mana.
Ga akan slip, ga akan copot ganjal kakinya dan ga bakalan bikin rematik sebab harus bangkit serta hilir pulang kampung tak berhenti demi mengejar kewajiban.
Gaji agak naik, Alhamdulilah.

Ini fase nanggung sebenernya
Kalau mau stay di fase ini, bisa.
Tapi akan tergerus oleh jaman dan para milenial
Mau melangkah maju,  beratttt....
Poin ke Lektor Kepala tak main main
Reviewernya dua tingkat, kopertis dan Dikti.

*sandal crocs*
Lektor Kepala dengan segudang kewajiban yang menunggu menyapa.
Publikasi terutama
Buku asuh apalagi
Mengajar, membimbing dan menguji di tingkat Pasca butuh lobi sana sini.
Penampilan sudah tak dipedulikan, asal pantas dipandang mata pokonya maju.
Apakah honor naik? Naik juga walaupun tak signifikan.
Tapi anutan dana hibah yang mengalir deras cukup menciptakan tak pusing memikirkan dana penelitian dan publikasi.
Yang pusing itu memikirkan bagaimana mengalahkan rasa malas yang selalu bertahta.

*sandal rumahan*
Ketika studi di Perancis, saya melihat professor saya hanya pakai sendal jepit dan pakai celana pendek ke kampus.
Tapi publikasinya ratusan.
Bukunya apalagi, baik monograph maupun book chapter.
Makara mungkin sebab lebih memikirkan kewajiban jadi lupa memantaskan diri.
Yang penting nyaman dan aman.
Asal brand sendal jepitnya setara dengan harga sepeda lipat tampaknya ok juga.
Saya belum ada di tahap ini, tapi tampaknya asik juga

Karena saat kita punya sesuatu dalam diri untuk ditampilkan kenapa harus menggantungkan diri kepada asesoris embel-embel yang tak penting.

Walaupun pakai sandal tapi punya keahlian mumpuni niscaya akan dihargai

Langit tak perlu menjelaskan jika dirinya tinggi.

Ehh tapi itu kan di Perancis...
Kalau di negara +62?????
Wallohualambissawab

#copas

Kriteria Sepatu Dosen


Semakin tinggi jabatan maka semakin faham akan hakikat kehidupan

Keren analisany👍👍

Kriteria sepatu dosen,

*High heels*
Begitu sanggup SK memgajar, merasa terbang sejajar sama awan.
Koar koar kanan kiri atas bawah kalo sudah diangkat jadi dosen.
Mematut diri agar pantas.
Dari ujung kaki hingga ujung kepala dibentuk harmonis baik warna maupun gaya.
Sepatu masih sanggup pakai yang tinggi 7 cm.
Bak sosialita papan atas
Sampai kemudian jadi papan penggilesan saat sebulan kemudian sanggup honor hanya di bawah UMR. Sedihhhhh akutuuuu.

*Pantofel*
Makara dosen yunior niscaya dikerjain sana sini.
Tak sanggup melawan apalagi meradang.
Pakai high heels sudah kayak masuk hell
Mending ganti saja yang rendahan dikit tapi masih sanggup bergaya songong ke temen-temen angkatan kalo gue itu dosen.
Sampai melewati tas kejiwaan, tes bahasa inggris dan tes lain lain demi diakui jadi dosen negara Indonesia hingga terbitlan NIDN.
Meskipun sudah punya nomor yang katanya diakui se-Indonesia, angka nominal honor tak beranjak. Padahal sudah ganti sepatu.

*Sneakers*
Difase ini katanya sudah punya jabatan.
Sudah banyak kewajiban.

Mengajar, membimbing, menguji, ejekan hibah, publikasi.
Belum lagi disuruh studi lanjut dengan biaya harus nyari sendiri.
Supaya nyaman jiwa raga, ganti sepatu yang nyaman melangkah kemana mana.
Ga akan slip, ga akan copot ganjal kakinya dan ga bakalan bikin rematik sebab harus bangkit serta hilir pulang kampung tak berhenti demi mengejar kewajiban.
Gaji agak naik, Alhamdulilah.

Ini fase nanggung sebenernya
Kalau mau stay di fase ini, bisa.
Tapi akan tergerus oleh jaman dan para milenial
Mau melangkah maju,  beratttt....
Poin ke Lektor Kepala tak main main
Reviewernya dua tingkat, kopertis dan Dikti.

*sandal crocs*
Lektor Kepala dengan segudang kewajiban yang menunggu menyapa.
Publikasi terutama
Buku asuh apalagi
Mengajar, membimbing dan menguji di tingkat Pasca butuh lobi sana sini.
Penampilan sudah tak dipedulikan, asal pantas dipandang mata pokonya maju.
Apakah honor naik? Naik juga walaupun tak signifikan.
Tapi anutan dana hibah yang mengalir deras cukup menciptakan tak pusing memikirkan dana penelitian dan publikasi.
Yang pusing itu memikirkan bagaimana mengalahkan rasa malas yang selalu bertahta.

*sandal rumahan*
Ketika studi di Perancis, saya melihat professor saya hanya pakai sendal jepit dan pakai celana pendek ke kampus.
Tapi publikasinya ratusan.
Bukunya apalagi, baik monograph maupun book chapter.
Makara mungkin sebab lebih memikirkan kewajiban jadi lupa memantaskan diri.
Yang penting nyaman dan aman.
Asal brand sendal jepitnya setara dengan harga sepeda lipat tampaknya ok juga.
Saya belum ada di tahap ini, tapi tampaknya asik juga

Karena saat kita punya sesuatu dalam diri untuk ditampilkan kenapa harus menggantungkan diri kepada asesoris embel-embel yang tak penting.

Walaupun pakai sandal tapi punya keahlian mumpuni niscaya akan dihargai

Langit tak perlu menjelaskan jika dirinya tinggi.

Ehh tapi itu kan di Perancis...
Kalau di negara +62?????
Wallohualambissawab

#copas

Jumat, 10 Januari 2020

Hikmah Santri Memanggang Ikan Arwana


Seorang santri sedang membersihkan aquarium gurunya, ia memandang ikan arwana merah dengan takjub...
Tak sadar gurunya sudah berada di belakangnya...

"Kamu tahu berapa harga ikan itu?". Tanya sang guru..
"Tidak tahu". Jawab si murid...

"Coba tawarkan kepada tetangga sebelah". Perintah sang guru...

Ia memfoto ikan itu dan memperlihatkan ke tetangga..
Kemudian kembali menghadap sang guru...

"Ditawar berapa nak?" tanya sang guru..
"50.000 Rupiah guru". Jawab si murid mantap...

"Coba tawarkan ke toko ikan hias!!". Perintah sang guru lagi..
"Baiklah guru". Jawab si murid. Kemudia ia beranjak ke toko ikan hias...

"Berapa ia menawar ikan itu?". Tanya sang guru..
"800.000 Rupiah guru". Jawab si murid dengan gembira, ia menerka sang guru akan melepas ikan itu...

"Sekarang coba tawarkan ke Si Fulan, bawa akta ini sebagai bukti bahwa ikan itu sudah pernah ikut lomba". Perintah sang guru lagi..
"Baik guru". Jawab si murid. Kemudian ia pergi menemui si Fulan yang dikatakan gurunya. Setelah selesai, ia pulang menghadap sang guru.

"Berapa ia menawar ikannya?".
"50 Juta Rupiah guru"...
Ia terkejut sendiri menyaksikan harga satu ikan yang dapat berbeda-beda...

"Nak, saya sedang mengajarkan kepadamu bahwa kau hanya akan dihargai dengan benar dikala kau berada di lingkungan yang tepat...".

"Oleh alasannya itu, jangan pernah kau tinggal di kawasan yang salah kemudian murka alasannya tidak ada yang menghargaimu...
Mereka yang mengetahui nilai kau itulah yang akan selalu menghargaimu...".

Sumber : fb om saif elcavi

Hikmah Santri Memanggang Ikan Arwana


Seorang santri sedang membersihkan aquarium gurunya, ia memandang ikan arwana merah dengan takjub...
Tak sadar gurunya sudah berada di belakangnya...

"Kamu tahu berapa harga ikan itu?". Tanya sang guru..
"Tidak tahu". Jawab si murid...

"Coba tawarkan kepada tetangga sebelah". Perintah sang guru...

Ia memfoto ikan itu dan memperlihatkan ke tetangga..
Kemudian kembali menghadap sang guru...

"Ditawar berapa nak?" tanya sang guru..
"50.000 Rupiah guru". Jawab si murid mantap...

"Coba tawarkan ke toko ikan hias!!". Perintah sang guru lagi..
"Baiklah guru". Jawab si murid. Kemudia ia beranjak ke toko ikan hias...

"Berapa ia menawar ikan itu?". Tanya sang guru..
"800.000 Rupiah guru". Jawab si murid dengan gembira, ia menerka sang guru akan melepas ikan itu...

"Sekarang coba tawarkan ke Si Fulan, bawa akta ini sebagai bukti bahwa ikan itu sudah pernah ikut lomba". Perintah sang guru lagi..
"Baik guru". Jawab si murid. Kemudian ia pergi menemui si Fulan yang dikatakan gurunya. Setelah selesai, ia pulang menghadap sang guru.

"Berapa ia menawar ikannya?".
"50 Juta Rupiah guru"...
Ia terkejut sendiri menyaksikan harga satu ikan yang dapat berbeda-beda...

"Nak, saya sedang mengajarkan kepadamu bahwa kau hanya akan dihargai dengan benar dikala kau berada di lingkungan yang tepat...".

"Oleh alasannya itu, jangan pernah kau tinggal di kawasan yang salah kemudian murka alasannya tidak ada yang menghargaimu...
Mereka yang mengetahui nilai kau itulah yang akan selalu menghargaimu...".

Sumber : fb om saif elcavi

Rabu, 11 September 2019

Kisah Wangsit Michael Jordan


Oleh : Said Muhammad Al Waini

Bismillahirrahmanirrahiim
Michael Jordan, berkulit hitam, lahir pada tahun 1963, di tempat kumuh Brooklyn, New York. Ia mempunyai empat  orang saudara, sementara upah ayahnya yang hanya sedikit tidak cukup untuk menafkahi keluarga. Semenjak kecil, ia melewati kehidupannya dalam lingkungan miskin dan penuh diskriminasi, hingga ia sama sekali tidak bisa melihat impian masa depannya.
Ketika ia berusia tiga belas tahun, ayahnya menunjukkan sehelai pakaian bekas kepadanya, “Menurutmu, berapa nilai pakaian ini?” Jordan menjawab, “Mungkin 1 dollar.” Ayahnya kembali berkata, “Bisakah dijual seharga 2 dollar? Jika engkau berhasil menjualnya, berarti telah membantu ayah dan ibumu.” Jordan menganggukkan kepalanya, “Saya akan mencobanya, tapi belum tentu bisa berhasil.”

Dengan hati-hati dicucinya pakaian itu hingga bersih. Karena tidak ada setrika untuk melicinkan pakaian, maka ia meratakan pakaian dengan sikat di atas papan datar, kemudian dijemur hingga kering. Keesokan harinya, dibawanya pakaian itu ke stasiun bawah tanah yang ramai, ditawarkannya hingga lebih dari enam jam. Akhirnya Jordan berhasil menjual pakaian itu. Kini ia memegang lembaran uang 2 dollar dan berlarilah ia pulang.
Setelah itu, setiap hari ia mencari pakaian bekas, kemudian dirapikan kembali dan dijualnya di keramaian.
Lebih dari sepuluh hari kemudian, ayahnya kembali menyerahkan sepotong pakaian bekas kepadanya, “Coba engkau pikirkan bagaimana caranya untuk menjual pakaian ini hingga seharga 20 dolar?” Kata Jordan, “Bagaimana mungkin? Pakaian ini paling tinggi nilainya hanya 2 dollar.” Ayahnya kembali menunjukkan inspirasi, “Mengapa llengkau tidak mencobanya dulu? Pasti ada jalan.”

Akhirnya, Jordan mendapatkan satu ide, ia meminta santunan sepupunya yang mencar ilmu melukis untuk menggambarkan Donal Bebek yang lucu dan Mickey Mouse yang pembangkang pada pakaian itu. Lalu ia berusaha menjualnya di sebuah sekolah anak orang kaya. Tak usang kemudian seorang pengurus rumah tangga yang menjemput tuan kecilnya, membeli pakaian itu untuk tuan kecilnya. Tuan kecil itu yang berusia sepuluh tahun sangat menyukai pakaian itu, sehingga ia menunjukkan tip 5 dolar. Tentu saja 25 dollar yaitu jumlah yang besar bagi Jordan, setara dengan satu bulan honor dari ayahnya.
Setibanya di rumah, ayahnya kembali menunjukkan selembar pakaian bekas kepadanya, “Apakah engkau bisa menjualnya kembali dengan harga 200 dolar?” Mata ayahnya tampak berbinar.
Kali ini, Jordan mendapatkan pakaian itu tanpa keraguan sedikit pun. Dua bulan kemudian kebetulan aktris film terkenal “Charlie Angels”, Farah Fawcett tiba ke New York melaksanakan promo. Setelah konferensi pers, Jordan pun menerobos pihak keamanan untuk mencapai sisi Farah Fawcett dan meminta tanda tangannya di pakaian bekasnya. Ketika Fawcett melihat seorang anak yang polos meminta tanda tangannya, ia dengan bahagia hati membubuhkan tanda tangannya pada pakaian itu.
Jordan pun berteriak dengan sangat gembira, “Ini yaitu sehelai baju kaus yang telah ditandatangani oleh Miss Farah Fawcett, harga jualnya 200 dollar!” Ia pun melelang pakaian itu, hingga seorang pengusaha membelinya dengan harga 1.200 dollar.
Sekembalinya ke rumah, ayahnya dengan meneteskan air mata haru berkata, “Tidak terbayangkan jikalau engkau berhasil melakukannya. Anakku! Engkau sungguh hebat!”
Malam itu, Jordan tidur bersama ayahnya dengan kaki bertemu kaki. Ayahnya bertanya, “Anakku, dari pengalaman menjual tiga helai pakaian yang sudah kamu lakukan, apakah yang berhasil engkau pahami?”

Jordan menjawab dengan rasa haru, “Selama kita mau berpikir dengan otak, niscaya ada caranya.”
Ayahnya menganggukkan kepala, kemudian menggelengkan kepala, “Yang engkau katakan tidak salah! Tapi bukan itu maksud ayah. Ayah hanya ingin memberitahumu bahwa sehelai pakaian bekas yang bernilai satu dolar juga bisa ditingkatkan nilainya, apalagi kita sebagai insan yang hidup? Mungkin kita berkulit lebih gelap dan lebih miskin, tapi apa bedanya? Tergantung bagaimana kita mendayagunakan potensi yang ada dalam diri kita masing-masing.”
Seketika dalam pikiran Jordan seakan ada matahari yang terbit. Bahkan sehelai pakaian bekas saja bisa ditingkatkan harkatnya, kemudian apakah saya punya alasan untuk meremehkan diri sendiri?
Sejak ketika itu, dalam hal apapun, Michael Jordan merasa bahwa masa depannya indah dan penuh harapan. Dia mengasah potensinya hingga karenanya beliau menjadi salah seorang pemain basket terhebat di dunia ini dan menjadi salah seorang atlet terkaya.
Semoga jadi wangsit 🙏🙏🙏

Kisah Wangsit Michael Jordan


Oleh : Said Muhammad Al Waini

Bismillahirrahmanirrahiim
Michael Jordan, berkulit hitam, lahir pada tahun 1963, di tempat kumuh Brooklyn, New York. Ia mempunyai empat  orang saudara, sementara upah ayahnya yang hanya sedikit tidak cukup untuk menafkahi keluarga. Semenjak kecil, ia melewati kehidupannya dalam lingkungan miskin dan penuh diskriminasi, hingga ia sama sekali tidak bisa melihat impian masa depannya.
Ketika ia berusia tiga belas tahun, ayahnya menunjukkan sehelai pakaian bekas kepadanya, “Menurutmu, berapa nilai pakaian ini?” Jordan menjawab, “Mungkin 1 dollar.” Ayahnya kembali berkata, “Bisakah dijual seharga 2 dollar? Jika engkau berhasil menjualnya, berarti telah membantu ayah dan ibumu.” Jordan menganggukkan kepalanya, “Saya akan mencobanya, tapi belum tentu bisa berhasil.”

Dengan hati-hati dicucinya pakaian itu hingga bersih. Karena tidak ada setrika untuk melicinkan pakaian, maka ia meratakan pakaian dengan sikat di atas papan datar, kemudian dijemur hingga kering. Keesokan harinya, dibawanya pakaian itu ke stasiun bawah tanah yang ramai, ditawarkannya hingga lebih dari enam jam. Akhirnya Jordan berhasil menjual pakaian itu. Kini ia memegang lembaran uang 2 dollar dan berlarilah ia pulang.
Setelah itu, setiap hari ia mencari pakaian bekas, kemudian dirapikan kembali dan dijualnya di keramaian.
Lebih dari sepuluh hari kemudian, ayahnya kembali menyerahkan sepotong pakaian bekas kepadanya, “Coba engkau pikirkan bagaimana caranya untuk menjual pakaian ini hingga seharga 20 dolar?” Kata Jordan, “Bagaimana mungkin? Pakaian ini paling tinggi nilainya hanya 2 dollar.” Ayahnya kembali menunjukkan inspirasi, “Mengapa llengkau tidak mencobanya dulu? Pasti ada jalan.”

Akhirnya, Jordan mendapatkan satu ide, ia meminta santunan sepupunya yang mencar ilmu melukis untuk menggambarkan Donal Bebek yang lucu dan Mickey Mouse yang pembangkang pada pakaian itu. Lalu ia berusaha menjualnya di sebuah sekolah anak orang kaya. Tak usang kemudian seorang pengurus rumah tangga yang menjemput tuan kecilnya, membeli pakaian itu untuk tuan kecilnya. Tuan kecil itu yang berusia sepuluh tahun sangat menyukai pakaian itu, sehingga ia menunjukkan tip 5 dolar. Tentu saja 25 dollar yaitu jumlah yang besar bagi Jordan, setara dengan satu bulan honor dari ayahnya.
Setibanya di rumah, ayahnya kembali menunjukkan selembar pakaian bekas kepadanya, “Apakah engkau bisa menjualnya kembali dengan harga 200 dolar?” Mata ayahnya tampak berbinar.
Kali ini, Jordan mendapatkan pakaian itu tanpa keraguan sedikit pun. Dua bulan kemudian kebetulan aktris film terkenal “Charlie Angels”, Farah Fawcett tiba ke New York melaksanakan promo. Setelah konferensi pers, Jordan pun menerobos pihak keamanan untuk mencapai sisi Farah Fawcett dan meminta tanda tangannya di pakaian bekasnya. Ketika Fawcett melihat seorang anak yang polos meminta tanda tangannya, ia dengan bahagia hati membubuhkan tanda tangannya pada pakaian itu.
Jordan pun berteriak dengan sangat gembira, “Ini yaitu sehelai baju kaus yang telah ditandatangani oleh Miss Farah Fawcett, harga jualnya 200 dollar!” Ia pun melelang pakaian itu, hingga seorang pengusaha membelinya dengan harga 1.200 dollar.
Sekembalinya ke rumah, ayahnya dengan meneteskan air mata haru berkata, “Tidak terbayangkan jikalau engkau berhasil melakukannya. Anakku! Engkau sungguh hebat!”
Malam itu, Jordan tidur bersama ayahnya dengan kaki bertemu kaki. Ayahnya bertanya, “Anakku, dari pengalaman menjual tiga helai pakaian yang sudah kamu lakukan, apakah yang berhasil engkau pahami?”

Jordan menjawab dengan rasa haru, “Selama kita mau berpikir dengan otak, niscaya ada caranya.”
Ayahnya menganggukkan kepala, kemudian menggelengkan kepala, “Yang engkau katakan tidak salah! Tapi bukan itu maksud ayah. Ayah hanya ingin memberitahumu bahwa sehelai pakaian bekas yang bernilai satu dolar juga bisa ditingkatkan nilainya, apalagi kita sebagai insan yang hidup? Mungkin kita berkulit lebih gelap dan lebih miskin, tapi apa bedanya? Tergantung bagaimana kita mendayagunakan potensi yang ada dalam diri kita masing-masing.”
Seketika dalam pikiran Jordan seakan ada matahari yang terbit. Bahkan sehelai pakaian bekas saja bisa ditingkatkan harkatnya, kemudian apakah saya punya alasan untuk meremehkan diri sendiri?
Sejak ketika itu, dalam hal apapun, Michael Jordan merasa bahwa masa depannya indah dan penuh harapan. Dia mengasah potensinya hingga karenanya beliau menjadi salah seorang pemain basket terhebat di dunia ini dan menjadi salah seorang atlet terkaya.
Semoga jadi wangsit 🙏🙏🙏

Sabtu, 07 September 2019

Gara-Gara Scopus


Ini hanya kisah fiksi saja, kesamaan insiden atau nama atau tempat, hanya kebetulan semata:

Ragam jalan menuju Scopus.
Untuk masuk ke jurnal terindeks scopus itu berdasar observasi aku yang tidak ilmiah menyerupai dengan masuk sekolah tinggi tinggi negeri. Ragam jenisnya banyak. Seperti:

1. Jalur resmi: Jalur dengan proses ujian terstandar, gak sesuai ya reject. Ketat. Meski ada yang hasilnya gak ketat alasannya kuota masih banyak. Hehe.Apalagi kampusnya lagi butuh duit buat bangkit Gedung. Contohnya jurnal ini (Link *******). Hehe

2. Jalur Bimbel: Jalur ini agak berliku. Biaya yang dikeluarkan lebih banyak. Jelaslah, perlu bayar tutor dan Lembaga bimbel. Jalur Bimbel ini ada dua, Jalur Bimbel Resmi yang terafiliasi ke jurnal kayak ini (Link *****). Atau yang non resmi yang tidak terafiliasi ke jurnal manapun kayak ini (Link *****). Yang bonafid tentunya yang terafiliasi ke jurnal, apalagi yang bikin bimbel jurnalnya sendiri. Amanlah. Asal mau ikutin apa kata tutornya. Peluang diterima besar. Hehe. Kalau yang tidak resmi, nah yang ini ada dua kategori, yang nekat, dan yang hati hati. Yang nekat ini biasanya mahal, dan ada goresan pena dijamin 100% tembus. Yang hati hati, biasanya murah, dengan goresan pena pendampingan. Hehe.

3. Jalur Joki: Jalur ini agak kontroversial, jaman dulu biasanya ada joki smptn, di jurnal juga ada, Namanya ghost writer. Anda gak ada waktu nulis artikel ilmiah. Gampang pakai jasa joki tadi. Dia yang nuliskan, ia yang publishkan, pakai nama anda. Kerenkan. Contoh kayk yang ini nih penyedia jasanya (Link *******).

4. Jalur Keluarga Cemara: Ya tidak sanggup dipungkiri, jalur menyerupai ini ada  di semua lini kehidupan manusia. Harta yang paling indah ialah keluarga, menyerupai keluarga cemara. Bisa bapaknya/Suaminya/Temannya Bapaknya sebagai Editor In Chief atau Bossnya Editor In Chief. Yang ini susah cari misalnya tapi yang menyerupai ini sanggup sebagai pola (Link ******)

5. Jalur Di Bawah Meja (Rasuah): Yang ini menarik, ternyata ada juga jurnal yang editornya sanggup di suap. Editor juga manusia, kadang juga kebetulan sanggup tragedi alam butuh uang secepatnya. Jadilah artikel anda diterima dengan jalur tol, revisi ada, tapi Editornya yang ngerevisikan. Hehe. Apakah berarti bila mau cari yang simpel di suap cari jurnal dari negara yang kena musibah. Gak tahu juga. Hehe. Misal misalnya kayak yang ini nih (Link ********)

6. Jalur Underground: Nah yang kayak ini nih, memang betul betul sisi hitam publikasi ilmiah. Gak perlu smptn, gak perlu apa apa datang tiba lulus sanggup ijazah. Ada jurnal yang kayak gini. Karena memang jurnalnya dibentuk khusus buat nambang uang. Banyak cirinya. Anda hanya perlu artikel sesuai scope mereka (Bahkan ada juga yang gak sesuai scope) kirim beserta bukti trf. Masuk deh. Gak pakai usang (apalagi bila bayar double). Contohnya kayak yang ini nih Q2 (Link ******).

7. Jalur Komisioner: ini beda dengan yang bimbel dan joki. Ini Bahasa kerennya middleman. Banyak yang bilang yang kayak gini ini makelar. Padahal bukan, bila makelar itu korelasi hukumnya tidak sebagai salah satu pihak dalam perjanjian. Nah ini masuk sebagai salah satu pihak. Kaprikornus ia gak ngasih tahu identitas penjual kepada pembeli. Vice versa, Sehingga ia buat deal dengan Publisher, dan ia juga buat deal dengan penulis. Yang menyerupai ini hasilnya sanggup laba margin atau komisi. Contoh Komisioner dibidang publikasi itu kayak link ***********.

8. Jalur Makelar: Ini anggun lebih terhormat. Hehe. Publisher bekerjasama eksklusif dengan penulis. Si makelar ini hanya membantu menghubungkan saja. Setelah itu lepas tangan. Deal atau tidak, urusan publisher dengan penulis. Kaprikornus transparan. Tapi yang menyerupai ini itu kedudukan hukumnya kurang kuat. Karena dikasih atau tidak komisinya itu terserah kedua belah pihak. Namun, alasannya lebih terhormat, jasa menyerupai ini banyak misalnya sepert link ******.

9. Jalur prestasi: Kelupaan, ini ada jalur prestasi. Caranya anda punya reputasi yang cukup anggun di bidang kelimuan tertentu. Aspek yang paling dilihat ialah H-Index tentunya (Apalagi coba, namanya juga berdasarkan scopus). Kalau sudah begini, anda akan sanggup ajakan menulis eksklusif oleh editor. Tanpa perlu merengek rengek biar naskah diterima. hehe. Gimana caranya biar editor tahu aku seorang pakar? bila anda merasa seorang pakar di bidang tertentu. Kirim Artikel Review anda ke jurnal tersebut. dengan menyebutkan portofolio anda di bidang itu tentunya ya. Karena biasanya yang begini ini untuk menunjukkan kepakaran ialah dengan menciptakan suatu Artikel Review ihwal topik yang lagi tren. hehe

Nb. Karena ini dongeng fiksi, jangan japri atau komen minta link ke aku ya gan. Cukup bila minta link di lembaga nganu saja. hehe


sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2905857216110432&id=100000585462434

Gara-Gara Scopus


Ini hanya kisah fiksi saja, kesamaan insiden atau nama atau tempat, hanya kebetulan semata:

Ragam jalan menuju Scopus.
Untuk masuk ke jurnal terindeks scopus itu berdasar observasi aku yang tidak ilmiah menyerupai dengan masuk sekolah tinggi tinggi negeri. Ragam jenisnya banyak. Seperti:

1. Jalur resmi: Jalur dengan proses ujian terstandar, gak sesuai ya reject. Ketat. Meski ada yang hasilnya gak ketat alasannya kuota masih banyak. Hehe.Apalagi kampusnya lagi butuh duit buat bangkit Gedung. Contohnya jurnal ini (Link *******). Hehe

2. Jalur Bimbel: Jalur ini agak berliku. Biaya yang dikeluarkan lebih banyak. Jelaslah, perlu bayar tutor dan Lembaga bimbel. Jalur Bimbel ini ada dua, Jalur Bimbel Resmi yang terafiliasi ke jurnal kayak ini (Link *****). Atau yang non resmi yang tidak terafiliasi ke jurnal manapun kayak ini (Link *****). Yang bonafid tentunya yang terafiliasi ke jurnal, apalagi yang bikin bimbel jurnalnya sendiri. Amanlah. Asal mau ikutin apa kata tutornya. Peluang diterima besar. Hehe. Kalau yang tidak resmi, nah yang ini ada dua kategori, yang nekat, dan yang hati hati. Yang nekat ini biasanya mahal, dan ada goresan pena dijamin 100% tembus. Yang hati hati, biasanya murah, dengan goresan pena pendampingan. Hehe.

3. Jalur Joki: Jalur ini agak kontroversial, jaman dulu biasanya ada joki smptn, di jurnal juga ada, Namanya ghost writer. Anda gak ada waktu nulis artikel ilmiah. Gampang pakai jasa joki tadi. Dia yang nuliskan, ia yang publishkan, pakai nama anda. Kerenkan. Contoh kayk yang ini nih penyedia jasanya (Link *******).

4. Jalur Keluarga Cemara: Ya tidak sanggup dipungkiri, jalur menyerupai ini ada  di semua lini kehidupan manusia. Harta yang paling indah ialah keluarga, menyerupai keluarga cemara. Bisa bapaknya/Suaminya/Temannya Bapaknya sebagai Editor In Chief atau Bossnya Editor In Chief. Yang ini susah cari misalnya tapi yang menyerupai ini sanggup sebagai pola (Link ******)

5. Jalur Di Bawah Meja (Rasuah): Yang ini menarik, ternyata ada juga jurnal yang editornya sanggup di suap. Editor juga manusia, kadang juga kebetulan sanggup tragedi alam butuh uang secepatnya. Jadilah artikel anda diterima dengan jalur tol, revisi ada, tapi Editornya yang ngerevisikan. Hehe. Apakah berarti bila mau cari yang simpel di suap cari jurnal dari negara yang kena musibah. Gak tahu juga. Hehe. Misal misalnya kayak yang ini nih (Link ********)

6. Jalur Underground: Nah yang kayak ini nih, memang betul betul sisi hitam publikasi ilmiah. Gak perlu smptn, gak perlu apa apa datang tiba lulus sanggup ijazah. Ada jurnal yang kayak gini. Karena memang jurnalnya dibentuk khusus buat nambang uang. Banyak cirinya. Anda hanya perlu artikel sesuai scope mereka (Bahkan ada juga yang gak sesuai scope) kirim beserta bukti trf. Masuk deh. Gak pakai usang (apalagi bila bayar double). Contohnya kayak yang ini nih Q2 (Link ******).

7. Jalur Komisioner: ini beda dengan yang bimbel dan joki. Ini Bahasa kerennya middleman. Banyak yang bilang yang kayak gini ini makelar. Padahal bukan, bila makelar itu korelasi hukumnya tidak sebagai salah satu pihak dalam perjanjian. Nah ini masuk sebagai salah satu pihak. Kaprikornus ia gak ngasih tahu identitas penjual kepada pembeli. Vice versa, Sehingga ia buat deal dengan Publisher, dan ia juga buat deal dengan penulis. Yang menyerupai ini hasilnya sanggup laba margin atau komisi. Contoh Komisioner dibidang publikasi itu kayak link ***********.

8. Jalur Makelar: Ini anggun lebih terhormat. Hehe. Publisher bekerjasama eksklusif dengan penulis. Si makelar ini hanya membantu menghubungkan saja. Setelah itu lepas tangan. Deal atau tidak, urusan publisher dengan penulis. Kaprikornus transparan. Tapi yang menyerupai ini itu kedudukan hukumnya kurang kuat. Karena dikasih atau tidak komisinya itu terserah kedua belah pihak. Namun, alasannya lebih terhormat, jasa menyerupai ini banyak misalnya sepert link ******.

9. Jalur prestasi: Kelupaan, ini ada jalur prestasi. Caranya anda punya reputasi yang cukup anggun di bidang kelimuan tertentu. Aspek yang paling dilihat ialah H-Index tentunya (Apalagi coba, namanya juga berdasarkan scopus). Kalau sudah begini, anda akan sanggup ajakan menulis eksklusif oleh editor. Tanpa perlu merengek rengek biar naskah diterima. hehe. Gimana caranya biar editor tahu aku seorang pakar? bila anda merasa seorang pakar di bidang tertentu. Kirim Artikel Review anda ke jurnal tersebut. dengan menyebutkan portofolio anda di bidang itu tentunya ya. Karena biasanya yang begini ini untuk menunjukkan kepakaran ialah dengan menciptakan suatu Artikel Review ihwal topik yang lagi tren. hehe

Nb. Karena ini dongeng fiksi, jangan japri atau komen minta link ke aku ya gan. Cukup bila minta link di lembaga nganu saja. hehe


sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2905857216110432&id=100000585462434

Senin, 02 September 2019

Tergilas Oleh Teknologi


Hari ini Suka atau Tidak, Fakta Sudah Terjadi


1. 25 Tahun kemudian Wartel (Warung Telekomunikasi) ialah bisnis yg menguntungkan, namun ketika ini Wartel sudah tidak kita jumpai lagi, alasannya ialah semua orang mempunyai hand phone

2. 20 tahun kemudian Telepon Umum masih terbilang alat yg sangat membantu, namun ketika ini yg tersisa hanya bangkainya saja.

3. 20 tahun yang lalu, Nokia dengan symbiannya ialah raja ponsel di seluruh dunia.
Fakta hari ini Symbian tinggal kenangan, dihajar oleh Black Berry.

4. 10 thn kemudian Black Berry merajai Chating di Indonesia, semua orang selalu meminta pin BB, namun kini sudah dilibas oleh Android dgn Whatsapp, Line dan Telegram

5. 10 tahun yang kemudian Yahoo ialah raksasa dunia internet.
Fakta hari ini habis terlindas oleh Google.

6. 10 tahun yang lalu, surat kabar, majalah, dan televisi ialah media warta paling efektif.
Fakta hari ini, mereka tergerus oleh YouTube, Facebook,Twitter, Instagram, Linkedin.

7. 10 tahun yang kemudian gerai Matahari, Ramayana, Carrefour, Hypermart ialah raja dunia retail .
Fakta hari ini, gerai mereka banyak tutup, tergantikan oleh Bukalapak, Tokopedia, Blibli, dll.

8. 10 tahun yang kemudian kita masih pakai kertas, survey, dll jikalau ingin kredit, Fakta hari ini, mereka akan segera tergerus oleh akulaku dan kredivo.

9. 10 tahun yang kemudian ojek ialah profesi yang bahkan tidak dipandang sebelah mata pun.
Fakta hari ini, tukang ojek ialah S1 bahkan S2, alasannya ialah sudah online.

10. 10 tahun kemudian order Taxi sangat menjengkelkan, kini sudah ada Grab, Uber dll.

11. 10 tahun lalu, dunia investasi hanyalah milik orang kaya, orang banyak duit.
Fakta hari ini, dengan uang 100 rb rupiah pun pengamen jalanan dapat beli Reksadana saham.

12. 10 tahun yang kemudian Anda buka toko kelontong harus pakai modal besar.
Fakta hari ini, hanya bermodal Smartphone Anda dapat jadi grosir dengan aplikasi Kudo.

13. 10 tahun kemudian anda pesan hotel dan ticket pesawat lewat travel agent.
Fakta hari ini, ribuan travel agent berguguran tergantikan oleh Traveloka, Agoda, Pegipegi dll...

14. 10 tahun kemudian saya kesulitan mencari masakan halal jikalau ke luar negeri, namun kini begitu mudahnya mencari restorant Halal dan Masjid terdekat dengan applikasi Halal Trip.

15. 10 tahun kemudian mencari teman usang cukup sulit terutama teman sekolah SD, Sekolah Menengah Pertama ataupun SMA, ketika ini hp sudah penuh dengan Group WA Alumni

16. 10 tahun yang lalu, jikalau Anda tidak terbuka pada perubahan jaman, maka hari ini Anda ialah orang yg tergilas oleh jaman.

Mungkin suatu ketika kantor2 pelayanan (Services Office) sudah tidak lagi dilayani oleh karyawan tetapi semuanya sudah menggunakan mesin, rujukan ketika ini sudah mulai terjadi di Bank menyerupai layanan Transfer, tarik tunai ataupun setor tunai sudah menggunakan mesin.
Dan tidak menutup kemungkinan suatu ketika (dalam waktu yg sangat cepat) transaksi perbankan menggunakan Alipay ataupun WeChatpay, krn ini sdh mulai terjadi dinegara2 lain. rujukan Hong Kong dan China.

Dan jikalau hari ini pun Anda tidak terbuka oleh warta dan perubahan, Percayalah 10 tahun yang akan tiba Anda ialah orang orang yang TERTINGGAL alasannya ialah Perubahan & Inovasi, tidak akan pernah berhenti, meski Anda berkeras untuk tidak ikut berubah...

Di Dunia ini tidak ada daerah Berhenti
jangan pernah LAMBAT
nanti engkau TERGILAS
jangan pernah BERHENTI
nanti engkau MATI.

TERUSLAH BERGERAK, IKUTILAH PERUBAHAN ITU...

ANDA SIAAAAAAAP...???

Semoga kita  sukses, Aamiin..

*Walaupun kita sudah pensiunan atau lansia, tapi kita harus tetap bergerak* 🙏

Tergilas Oleh Teknologi


Hari ini Suka atau Tidak, Fakta Sudah Terjadi


1. 25 Tahun kemudian Wartel (Warung Telekomunikasi) ialah bisnis yg menguntungkan, namun ketika ini Wartel sudah tidak kita jumpai lagi, alasannya ialah semua orang mempunyai hand phone

2. 20 tahun kemudian Telepon Umum masih terbilang alat yg sangat membantu, namun ketika ini yg tersisa hanya bangkainya saja.

3. 20 tahun yang lalu, Nokia dengan symbiannya ialah raja ponsel di seluruh dunia.
Fakta hari ini Symbian tinggal kenangan, dihajar oleh Black Berry.

4. 10 thn kemudian Black Berry merajai Chating di Indonesia, semua orang selalu meminta pin BB, namun kini sudah dilibas oleh Android dgn Whatsapp, Line dan Telegram

5. 10 tahun yang kemudian Yahoo ialah raksasa dunia internet.
Fakta hari ini habis terlindas oleh Google.

6. 10 tahun yang lalu, surat kabar, majalah, dan televisi ialah media warta paling efektif.
Fakta hari ini, mereka tergerus oleh YouTube, Facebook,Twitter, Instagram, Linkedin.

7. 10 tahun yang kemudian gerai Matahari, Ramayana, Carrefour, Hypermart ialah raja dunia retail .
Fakta hari ini, gerai mereka banyak tutup, tergantikan oleh Bukalapak, Tokopedia, Blibli, dll.

8. 10 tahun yang kemudian kita masih pakai kertas, survey, dll jikalau ingin kredit, Fakta hari ini, mereka akan segera tergerus oleh akulaku dan kredivo.

9. 10 tahun yang kemudian ojek ialah profesi yang bahkan tidak dipandang sebelah mata pun.
Fakta hari ini, tukang ojek ialah S1 bahkan S2, alasannya ialah sudah online.

10. 10 tahun kemudian order Taxi sangat menjengkelkan, kini sudah ada Grab, Uber dll.

11. 10 tahun lalu, dunia investasi hanyalah milik orang kaya, orang banyak duit.
Fakta hari ini, dengan uang 100 rb rupiah pun pengamen jalanan dapat beli Reksadana saham.

12. 10 tahun yang kemudian Anda buka toko kelontong harus pakai modal besar.
Fakta hari ini, hanya bermodal Smartphone Anda dapat jadi grosir dengan aplikasi Kudo.

13. 10 tahun kemudian anda pesan hotel dan ticket pesawat lewat travel agent.
Fakta hari ini, ribuan travel agent berguguran tergantikan oleh Traveloka, Agoda, Pegipegi dll...

14. 10 tahun kemudian saya kesulitan mencari masakan halal jikalau ke luar negeri, namun kini begitu mudahnya mencari restorant Halal dan Masjid terdekat dengan applikasi Halal Trip.

15. 10 tahun kemudian mencari teman usang cukup sulit terutama teman sekolah SD, Sekolah Menengah Pertama ataupun SMA, ketika ini hp sudah penuh dengan Group WA Alumni

16. 10 tahun yang lalu, jikalau Anda tidak terbuka pada perubahan jaman, maka hari ini Anda ialah orang yg tergilas oleh jaman.

Mungkin suatu ketika kantor2 pelayanan (Services Office) sudah tidak lagi dilayani oleh karyawan tetapi semuanya sudah menggunakan mesin, rujukan ketika ini sudah mulai terjadi di Bank menyerupai layanan Transfer, tarik tunai ataupun setor tunai sudah menggunakan mesin.
Dan tidak menutup kemungkinan suatu ketika (dalam waktu yg sangat cepat) transaksi perbankan menggunakan Alipay ataupun WeChatpay, krn ini sdh mulai terjadi dinegara2 lain. rujukan Hong Kong dan China.

Dan jikalau hari ini pun Anda tidak terbuka oleh warta dan perubahan, Percayalah 10 tahun yang akan tiba Anda ialah orang orang yang TERTINGGAL alasannya ialah Perubahan & Inovasi, tidak akan pernah berhenti, meski Anda berkeras untuk tidak ikut berubah...

Di Dunia ini tidak ada daerah Berhenti
jangan pernah LAMBAT
nanti engkau TERGILAS
jangan pernah BERHENTI
nanti engkau MATI.

TERUSLAH BERGERAK, IKUTILAH PERUBAHAN ITU...

ANDA SIAAAAAAAP...???

Semoga kita  sukses, Aamiin..

*Walaupun kita sudah pensiunan atau lansia, tapi kita harus tetap bergerak* 🙏

Jumat, 02 Agustus 2019

Cara Biar Website Tidak Terindex Google

secara default website akan terindex oleh google atau search engine lainnya. Waktu untuk masuk daftar index sangat berfariatif. namun kadang muncul pertanyaan "Bagaimana cara mengecualikan situs web dari pencarian Google? "

Ada 2 Cara untuk menghapus indeks Situs Web dari Mesin Pencari.

Metode pertama:

Salah satu cara untuk menghapus halaman dari hasil mesin pencari ialah dengan menambahkan file robots.txt ke situs kita. Keuntungan memakai metode ini ialah kita sanggup mendapat kontrol lebih besar atas apa yang kita izinkan bot diindeks. Di dalam file robots.txt, kita sanggup memilih apakah Anda ingin memblokir bot dari satu halaman, seluruh direktori, atau bahkan hanya satu gambar atau file.

Kita sanggup memasukkan yang berikut ini dalam file Robots.txt Anda. Cukup gunakan notepad dan buat file teks kemudian unggah ke Root Folder atau sanggup menciptakan File pribadi dari Cpanel dengan mengklik “+ File”. File ini akan tersedia di folder root. Cukup periksa dengan Cpanel -> File Manager




Robots.txt - Add the below 2 lines.
User-agent: *
Disallow: /
cara ini tidak akan membiarkan bot serach engine untuk merayapi(crawl) situs web kita. Hanya kalau situs web dirayapi akan tersedia di database Google Search / Index.

Method 2:

Anda juga sanggup menghapus indeks seluruh halaman web, dan / atau menghapus indeks pada seluruh halaman web. Ini sanggup dicapai dengan menambahkan tag meta "noindex" dan / atau tag meta "nofollow".

Salin salah satu tag berikut dan rekatkan di bab <head> HTML halaman Anda. Ini sanggup dilakukan dengan dukungan pengembang, kalau kita tidak sanggup mengakses code tersebut.
For "noindex":
<META NAME="robots" CONTENT="noindex">
For "nofollow":
<META NAME="robots" CONTENT="nofollow">
For both "noindex" and "nofollow":
<META NAME="robots" CONTENT="noindex,nofollow">


Semoga bermanfaat

Kamis, 01 Agustus 2019

Cara Biar Website Tidak Terindex Google

secara default website akan terindex oleh google atau search engine lainnya. Waktu untuk masuk daftar index sangat berfariatif. namun kadang muncul pertanyaan "Bagaimana cara mengecualikan situs web dari pencarian Google? "

Ada 2 Cara untuk menghapus indeks Situs Web dari Mesin Pencari.

Metode pertama:

Salah satu cara untuk menghapus halaman dari hasil mesin pencari ialah dengan menambahkan file robots.txt ke situs kita. Keuntungan memakai metode ini ialah kita sanggup mendapat kontrol lebih besar atas apa yang kita izinkan bot diindeks. Di dalam file robots.txt, kita sanggup memilih apakah Anda ingin memblokir bot dari satu halaman, seluruh direktori, atau bahkan hanya satu gambar atau file.

Kita sanggup memasukkan yang berikut ini dalam file Robots.txt Anda. Cukup gunakan notepad dan buat file teks kemudian unggah ke Root Folder atau sanggup menciptakan File pribadi dari Cpanel dengan mengklik “+ File”. File ini akan tersedia di folder root. Cukup periksa dengan Cpanel -> File Manager




Robots.txt - Add the below 2 lines.
User-agent: *
Disallow: /
cara ini tidak akan membiarkan bot serach engine untuk merayapi(crawl) situs web kita. Hanya kalau situs web dirayapi akan tersedia di database Google Search / Index.

Method 2:

Anda juga sanggup menghapus indeks seluruh halaman web, dan / atau menghapus indeks pada seluruh halaman web. Ini sanggup dicapai dengan menambahkan tag meta "noindex" dan / atau tag meta "nofollow".

Salin salah satu tag berikut dan rekatkan di bab <head> HTML halaman Anda. Ini sanggup dilakukan dengan dukungan pengembang, kalau kita tidak sanggup mengakses code tersebut.
For "noindex":
<META NAME="robots" CONTENT="noindex">
For "nofollow":
<META NAME="robots" CONTENT="nofollow">
For both "noindex" and "nofollow":
<META NAME="robots" CONTENT="noindex,nofollow">


Semoga bermanfaat

Rabu, 24 Juli 2019

Materi Workshop Pengakuan Jurnal Kemenristekdikti


Dalam rangka meningkatkan jumlah jurnal terakreditasi nasional, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti akan mengadakan Workshop Persiapan Akreditasi Jurnal. 

berikut ini materinya

Final_Pengelolaan dan Akreditasi Jurnal Ilmiah Indonesia
Manajemen Jurnal Menuju Akreditasi
Materi OJS2 - Manajemen Jurnal Menuju Akreditasi

password:

kuliahkomputer.com

Selasa, 23 Juli 2019

Materi Workshop Pengakuan Jurnal Kemenristekdikti


Dalam rangka meningkatkan jumlah jurnal terakreditasi nasional, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti akan mengadakan Workshop Persiapan Akreditasi Jurnal. 

berikut ini materinya

Final_Pengelolaan dan Akreditasi Jurnal Ilmiah Indonesia
Manajemen Jurnal Menuju Akreditasi
Materi OJS2 - Manajemen Jurnal Menuju Akreditasi

password:

kuliahkomputer.com

Rabu, 03 Juli 2019

Makna Lagu Gundul Gundul Pacul


GUNDUL-GUNDUL PACUL

Tembang Jawa ini konon diciptakan pada tahun 1400-an oleh Kanjeng Sunan  Kalijaga, ternyata memiliki arti filosofis yang dalam..

GUNDUL = kehormatan tanpa mahkota..

PACUL = cangkul, yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat..
Kaprikornus pacul yakni lambang dari kawula rendah, kebanyakan petani..

Gundul Pacul, artinya bahwa seorang pemimpin sebenarnya bukan orang yang diberi mahkota, tetapi ia yakni pemimpin yang mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya..

Orang Jawa menyampaikan pacul yakni "papat kang ucul."

Kemuliaan seseorang tergantung dari 4 (empat) hal, yaitu bagaimana memakai mata, hidung, indera pendengaran dan mulutnya :

1. Mata untuk melihat kesulitan rakyat/masyarakat/orang banyak..

2. Telinga untuk mendengar nasehat..

3. Hidung untuk mencium aroma kebaikan..

4. Mulut untuk berkata adil..

Jika 4 (empat) hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya..

Gembelengan artinya : besar kepala, sombong dan bermain-main dalam memakai kehormatannya..

GUNDUL GUNDUL PACUL-CUL.
Jika orang yang kepalanya sudah kehilangan 4 (empat) indera itu, menjadikan :

a. GEMBELENGAN (Congkak/sombong)..

b. NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL KUL.
(Menjunjung amanah rakyat/orang banyak) dengan.. GEMBELENGAN (sombong hati)..

c. WAKUL NGGLIMPANG.
(Amanah/kekuasaan jatuh tak dapat dipertahankan)..

d. SEGANE DADI SAK LATAR.
(Berantakan sia-sia, tak bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat)..

Ternyata lagu yang bernada lucu dan bangga ini bermakna dalam dan mulia...

Selasa, 02 Juli 2019

Makna Lagu Gundul Gundul Pacul


GUNDUL-GUNDUL PACUL

Tembang Jawa ini konon diciptakan pada tahun 1400-an oleh Kanjeng Sunan  Kalijaga, ternyata memiliki arti filosofis yang dalam..

GUNDUL = kehormatan tanpa mahkota..

PACUL = cangkul, yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat..
Kaprikornus pacul yakni lambang dari kawula rendah, kebanyakan petani..

Gundul Pacul, artinya bahwa seorang pemimpin sebenarnya bukan orang yang diberi mahkota, tetapi ia yakni pemimpin yang mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya..

Orang Jawa menyampaikan pacul yakni "papat kang ucul."

Kemuliaan seseorang tergantung dari 4 (empat) hal, yaitu bagaimana memakai mata, hidung, indera pendengaran dan mulutnya :

1. Mata untuk melihat kesulitan rakyat/masyarakat/orang banyak..

2. Telinga untuk mendengar nasehat..

3. Hidung untuk mencium aroma kebaikan..

4. Mulut untuk berkata adil..

Jika 4 (empat) hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya..

Gembelengan artinya : besar kepala, sombong dan bermain-main dalam memakai kehormatannya..

GUNDUL GUNDUL PACUL-CUL.
Jika orang yang kepalanya sudah kehilangan 4 (empat) indera itu, menjadikan :

a. GEMBELENGAN (Congkak/sombong)..

b. NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL KUL.
(Menjunjung amanah rakyat/orang banyak) dengan.. GEMBELENGAN (sombong hati)..

c. WAKUL NGGLIMPANG.
(Amanah/kekuasaan jatuh tak dapat dipertahankan)..

d. SEGANE DADI SAK LATAR.
(Berantakan sia-sia, tak bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat)..

Ternyata lagu yang bernada lucu dan bangga ini bermakna dalam dan mulia...